MITOS LEMAK..

1
Lemak sering kali dituduh sebagai penyebab obesiti serta pelbagai jenis penyakit berbahaya lain . Akibatnya , kian hari kian banyak saja perempuan yang menyingkirkan lemak dari menu seharian. Padahal , beberapa di antara kenyataan buruk mengenai lemak itu hanyalah mitos yang menyesatkan .

Berikut adalah 6 mitos lemak yang menyesatkan , seperti yang di ketahui :

Mitos 1 : Jangan minum susu kalau mau kurus
Tubuh kita memerlukan protein , vitamin ( A dan D ) , mineral , dan bekalan tenaga yang terkandung di dalam susu . Susu juga amat baik kerana kandungan kalsium yang tinggi ( 116-290 mg kalsium per 100 gram susu ) . Kekurangan kalsium akan membuat anda terdedah kepada osteoporosis dan kekurangan pengeluaran hormon yang boleh membantu mengurai lemak di dalam tubuh .
Tip : Minumlah susu 1-2 kali sehari
Perempuan berusia di bawah 30 tahun masih boleh mengambil susu full cream . Susu low fat ataupun nonfat adalah pilihan terbaik bagi yang usianya di atas 30 tahun .

Mitos 2 : Alpukat adalah jenis " buah terlarang "
Lemak di dalam avokado adalah asid lemak omega - 9 , jenis lemak baik yang mampu menekan kadar kolesterol jahat ( LDL ) . Avokado juga kaya serat sehingga boleh menyerap kelebihan LDL dan membuangnya bersama sisa - sisa pembakaran . Avokado pun kaya kalium yang berkhasiat menstabilkan debar jantung dan tekanan darah serta memelihara kesihatan sistem saraf . Juga kaya vitamin E dan B yang penting untuk menjaga kesihatan kulit , mencegah penuaan awal , dan menguatkan imuniti badan .
Tip : Makan avokado tanpa tambahan dressing , seperti susu , coklat , ataupun gula . Avokado juga lazat dinikmati sebagai pengganti mentega atau butter untuk melapisi roti .

Mitos 3 : Mentega lebih baik daripada minyak goreng
Mentega diperbuat daripada krim susu sehingga kandungan kolesterol di dalamnya lebih tinggi berbanding minyak goreng . Minyak goreng yang dibuat dari bahan sayuran , seperti minyak zaitun , minyak kanola , atau minyak bijan . Meski minyak goreng sayuran mengandungi lebih banyak lemak berbanding mentega , sebahagian besar kandungan lemak yang terdapat di dalamnya tergolong lemak " baik " yang mudah dihuraikan tubuh .
Tip : Elakkan memakan makanan dengan cara digoreng dan pilihlah makanan yang direbus , dikukus , atau ditumis . Jika terpaksa mesti menggoreng , pilihlah jenis minyak sayuran .

Mitos 4 : Banyak - banyak makan telur itu selamat
Memang ramai ahli sukan yang makan telur dengan kadar yang banyak demi mendapatkan badan berotot . Tapi , mereka punya panduan diet yang menghadkan jumlah pengambilan telur dan mengimbanginya dengan pengambilan nutrisi lain . Telur memang mengandung banyak zat pemakanan , seperti vitamin B - kompleks , asid amino , seperti mineral ( besi , fosforus , dan kalsium ) . Namun , selain kaya pemakanan , kandungan kolesterol di dalam kuning telur amat tinggi sehingga boleh digunakannya harus terhad .
Tip : Hadkan makan telur menjadi 2 biji seminggu . Bersama telur , makanah sayur - sayuran yang kaya vitamin A , D , E , dan K , seperti lobak merah dan tauge , untuk membantu melarutkan lemak .

Mitos 5 : Pantang makan daging bikin tubuh langsing
Daging adalah bahan yang kaya protein serta asid amino yang penting bagi tubuh . Di dalam daging ikan terkandung asid lemak omega - 3 yang berguna mencegah penyakit jantung serta omega - 6 yang mampu meningkatkan pembakaran tenaga dalam badan , mengatasi pengekalan ( pengeluaran air dalam tubuh ) dan penyakit jantung koronari .
Tip : Perbanyakkan pengambilan ikan berbanding daging lembu dan ayam . Buang kulit dan bahagian yang berlemak . Jika ingin memakan steak , elakkan steak prime rib atau T - bone yang banyak lemak .

Mitos 6 : Kacang - kacangan adalah makanan ringan yang menggemukkan
Kajian di Purdue University menyatakan , memakan kacang boleh mendatangkan rasa kenyang lebih lama berbanding makanan ringan diet , seperti biskut beras dalam jumlah sama . Lemak dalam kacang adalah omega - 9 , lemak " baik " yang mampu menurunkan level LDL . Kacang almon , hazelnut , dan walnut mengandungi asid amino arginine yang mampu melebarkan pembuluh darah arteri dan menurunkan tekanan darah .
Tip : Menurut kajian , mengambil kacang 5 kali seminggu masing - masing 1 bungkus kecil boleh menurunkan risiko serangan jantung sebanyak 25-39 peratus . Tapi , penggunaan kacang yang dibakar , jangan yang digoreng .

1 comment: